Deteksi Dini Gejala Stroke

0
102

Stroke adalah salah satu penyakit dengan angka kecacatan dan angka kematian tertinggi di Indonesia. Penatalaksanaan stroke bersifat time sensitive, dimana semakin cepat pasien dibawa ke rumah sakit dan mendapat pertolongan akan menurunkan angka kecacatan dan kematian tersebut.

Kita mengenal istilah Golden Period, suatu periode waktu ideal untuk melakukan terapi pada stroke iskemik akut yaitu < 4,5 jam untuk trombolisis intravena dan < 24 jam untuk trombektomi mekanis. Apabila terapi diberikan diatas periode waktu tersebut kemungkinan memberikan lebih banyak bahaya dibanding manfaat.

Salah satu masalah yang terjadi dalam praktek sehari-hari adalah seringkali pasien dibawa ke rumah sakit dalam rentang waktu yang tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan terapi akut.

Edukasi masyarakat yang kurang merupakan salah satu penyebab utama kejadian ini. Oleh karena itu sangat perlu melakukan edukasi secara terus menerus dengan menggunakan semua media yang ada, baik mengadakan seminar, ceramah, sosial media, media cetak ataupun media elektronik

Baca juga: Berbagai Faktor Risiko Penyebab Stroke

Istilah BE-FAST sering dikampanyekan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai stroke. Istilah ini adalah kumpulan gejala yang sering terjadi pada serangan stroke. Kita dapat melakukan tes BE-FAST ketika kita curiga seseorang mengalami serangan stroke.

B – BALANCE

Balance berati keseimbangan. Coba anda perhatikan apabila terdapat seseorang yang mendadak mengalami gangguan keseimbangan ketika berjalan. Apakah cenderung terhuyung atau condong ke satu sisi saat berjalan?

E – EYE

Eye berati mata. Serangan stroke tidak hanya mengenai otak tetapi juga mata. Tanyakan kepada orang tersebut apakah mengalami pandangan kabur atau buta pada salah satu atau kedua mata? Selain itu dapat juga menanyakan ada tidaknya pandangan ganda yang muncul secara mendadak dan tidak membaik.

F – FACE

Face artinya wajah. Perhatikan apabila sudut bibir seseorang tidak sama apabila diminta tersenyum. Dapat dilihat juga ujung lidah yang condong ke satu sisi ketika diminta untuk menjulurkan.

A – ARM

Arm adalah lengan. Minta orang tersebut untuk mengangkat kedua lengannya. Perhatikan apakah salah satu sisi lengan tidak dapat diangkat sebagaimana lengan lainnya?

S – SPEECH

Speech berati berbicara. Dengarkan apakah suara orang tersebut mendadak berubah menjadi aneh atau cadel? Dapat juga orang tersebut tidak dapat berbicara sama sekali atau bicaranya banyak tetapi kacau.

T- TIME

Time adalah waktu. Jika menemukan orang terdekat dengan salah satu gejala atau lebih seperti di atas, segera bawa orang tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan segera. Semakin cepat dibawa, maka semakin banyak sel-sel otak yang dapat diselamatkan.

Terakhir diperbaharui : 20 Maret 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here